RABU, 16 JUNI 2021

Tidak Disewakan, Dua Dusun Desa Pakel Masuk Wilayah Kebun PT Bumi Sari

MEDIABANYUWANGI.COM-Ratusan warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, melakukan tinjau lapang untuk memastikan patok tapal batas Desanya, Rabu (28/2/2018). Hal itu dilakukan karena berdasarkan surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Banyuwangi, Desa Pakel tidak termasuk kawasan yang disewakan kepada PT.Bumi Sari.

Mulanya meski dikawal puluhan aparat kepolisian dari Resort Banyuwangi, ratusan warga Desa Pakel ngotot ingin ikut masuk kedalam kawasan perkebunan PT. Bumi Sari  untuk menyaksikan proses tinjau lapang untuk mengecek tapal batas Desa Pakel, bersama rombogan tim yang terdiri dari Perwakilan tokoh masyarakat  Desa Pakel,  yang disaksikan  Staf Kecamatan Licin, Kepala Desa Kluncing Kecamatan Licin, Nasi’ah  dan Kepala Desa Bayu,Kecamatan Songgon, Sugito.  Namun setelah diberikan penjelasan oleh Kepala Desa Pakel, Mulyadi dan Ketua Forum suara blambangan (Forsuba), H Abdilah Rafsanjani selaku pendamping, warga mengalah dan memilih menunggu di  terminal Desa setempat.


Dalam perjalananya tim menyusuri jalan terjal dan penuh tanjakan yang licin, namun berkat kegigihan tim akhirnya satu persatu patok tapal batas Desa pakel yang bersandingan dengan Desa Kluncing Kecamatan Licin dan  Desa Bayu kecamatan Songon, dapat ditemukan.
“Alhamdulillah seluruh patok tapal batas sudah bisa ditemukan dan sesuai dengan Peta yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Banyuwangi tahun 2014, ada yang berupa patok ada yang  dibatasi oleh sungai,  dari peta tapal batas tersebut terdapat dua Dusun dari Desa Pakel yang berada dalam kawasan pengelolaan perkebunan PT Bumi Sari,” ujar Abdilah.

Abdilah menambahkan, selain peta dari Pemkab Banyuwangi, dasar tim untuk melakukan proses tinjau lapang patok tapal batas tersebut adalah surat jawaban dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Banyuwangi,  yang dilayangkan kepada Forsuba pada tanggal 14 pebruari 2018 lalu, Surat tersebut  sebagai jawaban atas surat yang dikirimkan oleh Forsuba kepada BPN sebelumnya.

“Kita berani melangkah karena ingin membuktikan, apa benar tapal batas Desa pakel berada dalam kawasan pengelolaan PT Bumi Sari, karena surat dari BPN menyebutkan Negara tidak pernah menyewakan wilayah Pakel, namun yang masuk dalam Hak Guna Usaha (HGO) PT Bumi Sari, adalah wilayah Desa Bayu kecamatan Songgon dan Desa Kluncing Kecamatan Licin,” Pungkas Abdilah.

Usai melakukan tinjau lapang, dilakukan penandatanganan berita acara hasil croscek patok tapal batas Desa Pakel yang ditandatangani oleh perwakilan Staf Kecamatan Licin , dan tiga Kepala Desa yaitu Desa pakel, Desa Kluncing, dan Kepala Desa Bayu, serta perwakilan tokoh masyarakat Desa pakel.  


Sekedar tahu, kegiatan tinjau patok tapal batas Desa Pakel Kecamatan Licin tersebut, merupakan tindak  lanjut dari perjuangan warga pakel atas tanah warisan leluhur seluas 300 Hektar, dari pemberian Bupati Banyuwangi, akhmad Noto Hadi Soerjo, melalui surat ijin membuka lahan tertangal 11 januari 1929. (Jo)
 



Sebarkan :

Ikuti diskusi dan kirim pendapat anda melalui form di bawah ini.



RABU, 16 JUNI 2021