SELASA, 28 SEPTEMBER 2021

Dua Tanjakan Ekstreem Siap Tantang Pebalap ITdBI 2018

MEDIABANYUWANGI.COM– Pemkab Banyuwangi kembali gelar ivent bergengsi yang bertaraf Internasional Tahun ini. Ya Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI).  

Yang beda dari pelaksanaan balapan sebelumnya, kali ini para pebalap akan ditantang untuk menaklukkan dua tanjakkan ekstrem di dua garis finish.    Tanjakkan pertama yang harus ditundukkan adalah Rowo Bayu di Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Medan berat menanjak ini harus dilalui para peserta balapan pada etape 1 Rabu (26/9/2018).  

Tantangan berikutnya di etape 4 pada Sabtu (29/9/2018). Para pesepeda akan mengakhiri balapan di tanjakkan lagi. Lokasi finish terakhir itu adalah Ijen.    Alfin Kurniawan menjelaskan, pembaruan finish ini dilakukan agar ITdBI menjadi spesialis tour tanjakan. Etape 1 dan 4 merupakan balapan terberat yang bakal dijalani para pebalap.   

"Pebalap yang mampu menunaikan finish di Ijen menjadi sebuah kebanggaan. Karena beberapa rider tiba di finish tapi catatan waktunya tak seperti yang diharapkan," ulas Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi.   

Etape1, kata Alfin,  akan memulai start di depan Pemda Banyuwangi dan finish di Rowo Bayu. Tapi ketika start, para pebalap harus mengitari kota tiga kali, baru melaju menuju Songgon.   

"Ini kebalikan dari biasanya yang mengitari kota selama beberapa putaran sebelum finish. Ini belum pernah ada di even balap sepeda di Indonesia," ucapnya.   

Untuk etape 2 memulai balapan dari Kalibaru dan berakhir di depan pemda. RTH Maron dipilih sebagai start etape 3 dan finish di pemda lagi. Sedangkan etape 4 berangkat dari Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran serta finish di Ijen, Kecamatan Licin.   

" Three Diamond Angle kita tonjolkan untuk mengeskpos wilayah Sarongan sebagai pintu masuk menuju wisata Sukamade. Tahun lalu finish tanjakkannya dibuat pada etape ketiga sehingga di balapan etape terakhir mudah diprediksi siapa juaranya," kata Alfin, lagi.   

Tahun ini ITdBI diikuti 20 tim. Tiap tim akan menerjukan 5 pebalapnya. Sebanyak 16 tim berasal dari luar negeri. Hanya 4 tim saja yang berasal dari Indonesia.(din)  



Sebarkan :

Ikuti diskusi dan kirim pendapat anda melalui form di bawah ini.



SELASA, 28 SEPTEMBER 2021