SELASA, 28 SEPTEMBER 2021

Pembalap 5 Negara Adu Cepat di Sirkuit Muncar Internasional BMX 2018

MEDIABANYUWANGI.COM- Kejuaraan balap Sepeda BMX bertaraf Internasional kembali digelar di Sirkuit BMX Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu-Minggu,(14-15/7/2018). sebanyak 225 atlit dari 5 negara beradu kemampuan untuk menjadi yang terbaik.  Festival yang menjadi agenda Tahunan ini,  juga diikuti oleh atlit juara dunia BMX Internasional Challenge Boy 2018.  


Kejuaraan Banyuwangi Internasional BMX ini, sudah teregistrasi dengan kategori C1 dalam induk olahraga balap sepeda dunia Union Cycliste International U-C-I.
Selain dari Indonesia  ajang balap sepeda BMX ini juga diikutnpebalap asal negara Thailand, Amerika, Jepang, Malaysia dan Australia.
 Festival yang berlangsung selama dua hari ini, akan dibagi menjadi lima katerogi diantaranya Elite, Junior, Challenge, Master dan Push Bike.  

I Gusti Bagus Saputra, mengungkapkan, salah satu peserta yang mengikuti kejuaraan Internasional BMX ini, merupakan Timnas Indonesia cabang balap sepeda.  Para atlit sengaja mengikuti event ini sebagai ajang latihan untuk manghadapi Asian Games 2018, yang digelar bulan depan dan untuk mengejar point Olimpic.
 


“Iya sih kalau persiapannya sudah lumayan bagus untuk menjelang Asian Games yang untuk bulan depan, dan untuk event disini tagertnya sih yang terbaik, cuman disini sebagai patokan latihan saja sebenarnya, intinya di asian games, soalnya puncak kita di asian games. Untuk fokus latihan selama ini dijakarta,  tapi karena disini ada event Internasional dan kita juga butuh ngejar point olimpic,  sekaligus untuk ajang uji coba latihan Asian Games agar lebih mateng lagi,” Jelas Gusti.
 


Selain diikuti para pemain timnas Indonesia,  festival BMX bertaraf Internasional ini juga dimeriahkan oleh pembalap asal Australia yang juga menjadi juara dunia BMX Challenge Boys 14 World Champion 2018.
  Menurut, Jordan Callum,  juara Dunia BMX  Challenge Boys 14 World Champion 2018, festival ini sangat bagus dan sangat berbeda dengan pertandingan yang saya ikuti pada event sebelumnya. Dirinya masih mengaku banyak kesulitan dikarenakan di areal jumping terlalu dalam.  


”Very good, different ant the othen the difficult is in tehnical because the jumping area us very deep,” Ungkap Jordan.
 


Sementara menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi, Wawan Yadmadi, Festival yang digelar ketiga kalinya ini, merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi. Event tahunan bertaraf Internasional ini, sengaja digelar di Banyuwangi dikarenakan untuk menarik para wisatawan untuk datang ke Banyuwangi.
 


“Jadi Banyuwangi mengambil peran dalam festival ini untuk mensinergiskan potensi yang ada di Banyuwangi, potensi alam, potensi wisata, dan potensi olahraga sehingga dari konteks itu lahirlah yang ada hari ini yaitu sport tourisem,” Jelas Kadispora.


Kegiatan festival BMX Internasional ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlit-atlit muda di Akademi BMX di Banyuwangi.   Pada Event Internasional babak pertama pada hari Sabtu(14/7/2018),  kategori Junior Women dimenangkan oleh Wiji Lestari dari Indonesia National Team, untuk kategori Junior Men dimenangi oleh Fasya Asfana Rifki dari VJ Bike Shop Team.   Untuk kategori Elite Woman dimenangkan oleh Amanda Carr dari Thailand National Team, untuk katerogi Elite Men dimenangkan oleh Tatsumi Matsushita dari Japan International Team.   Untuk kategori BMX Master dimenangkan oleh Jade MC Pherson dari Australia Team, sedangkan untuk kategori Challenge Men dimenangkan oleh Sindi Aditya dari GGMM Blitar Team.(*)    



Sebarkan :

Ikuti diskusi dan kirim pendapat anda melalui form di bawah ini.



SELASA, 28 SEPTEMBER 2021